Rabu, 26 Agustus 2015

Essay memilih KESMAS UNSOED



Kesehatan Masyarakat. Dari namanya, orang-orang langsung menangkap bahwa jurusan Kesehatan Masyarakat merupakan jurusan yang mempelajari tentang ilmu kesehatan pada masyarakat sehari-hari. Ketika saya memberitahu saudara dan tetangga saya dirumah bahwa saya lolos seleksi SBMPTN jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Jendral Soedirman, mereka lalu bertanya. Apasih Kesehatan Masyarakat itu?
Awalnya, saya tidak pernah berfikir untuk masuk ke jurusan Kesehatan Masyarakat. Saya tidak pernah membayangkan bahwa saya akan memasukan jurusan Kesehatan Masyarakat pada pilihan prodi SBMPTN saya. Saya hanya mendengar seputar jurusan ini dari teman-teman di SMA saat kami mulai mempersiapkan diri untuk memilih universitas dan jurusan pada SNMPTN.
Sejak kecil saya memang ingin menjadi dokter spesialis kandungan. Setelah SMA, saya menyadari bahwa untuk masuk ke jurusan kedokteran memang berat dalam belajar maupun persaingannya. Lalu, saya tertarik dengan dunia bisnis dan memasukkan jurusan Agribisnis pada pilihan SNMPTN saya. Namun, saya tidak lolos seleksi tersebut.
Pada pilihan SBMPTN, saya memasukkan jurusan Agibisnis di 3 universitas berbeda dengan Unsoed pada pilihan kedua. Saat itu saya berfikir, mengapa saya tidak mencoba memilih jurusan lain? Di website Unsoed, saya melihat ada  jurusan Kesehatan Masyarakat dan saat itu juga, saya langsung mengubah pilihan kedua saya menjadi jurusan Kesehatan Masyarakat di Universitas Jendral Soedirman.
Kesehatan masyarakat adalah suatu bidang ilmu kesehatan yang mempelajari tentang cara memberdayakan masyarakat agar mereka mampu memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan di lingkungan tempat tinggal mereka. Dari pengertian tersebut, dapat diketahui bahwa Kesehatan Mayarakat merupakan ilmu yang multidisiplin. Mulai dari pencegahan penyakit (preventif), meningkatkan kesehatan (promotif), terapi, maupun pemulihan secara fisik mental dan sosial.
Saat mencari tahu lebih banyak lagi tentang ilmu tersebut, saya makin tertarik untuk mencoba mempelajarinya. Hal utama yang plaing menarik hati saya adalah kegiatan terjun ke masyarakat. Bagaimana caranya kita sebagai agen preventif nantinya mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat suatu daerah.
Saya memiliki pengalaman kehilangan orangtua karena penyakit yang tidak cepat tanggap ditindaklanjuti ciri-cirinya. Saya berfikir bahwa, ada hal  yang membuat jumlah kematian akibat penyakit tertentu sulit untuk ditekan jumlahnya. Yaitu, kurangnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat akan kesehatan dan kebersihan. Dengan ini, ilmu kesehatan masyarakatlah yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat banyak. Oleh karena itu, saya ingin menjadi bagian dari penyalur ilmu kesehatan masyarakat tersebut.
Selain itu, saya juga bercita-cita ingin  bekerja di salah satu badan United Nations, yaitu World Health Organisation. Bagi saya, merupakan suatu kebanggaan tersendiri apabila saya bisa membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dunia, baik dalam segi fisik maupun mental. Ada rasa puas tersendiri apabila saya bisa melihat mereka hidup sejahtera dan tersenyum pada saya. Tidak hanya tentang kesehatan manusia, tetapi saya juga ingin berkontribusi dalam penanganan issue lainnya, yaitu human right dan lingkungan hidup, dengan organisasi dunia lainnya seperti Unicef dan WWF.
Seluruh pemikiran itu akhirnya menguatkan tekad saya untuk melanjutkan pendidikan di jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Jendral Soedirman. Disini, saya akan mencoba belajar lebih dalam lagi dan berkontribusi nyata untuk membantu masyarakat sekitar. Tentunya, akan banyak pengalaman yang akan saya alami kedepannya. Untuk itu saya harus bersiap diri, agar cita-cita saya yang telah saya impikan tidak hanya menjadi angan-angan semata. Dengan berkegiatan aktif ditunjang dengan kemampuan dan kemauan saya, dalam mewujudkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar