Rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru Universitas
Jendral Soedirman tahun akademik 2015/2016 belum berakhir. Pada kegiatan hari
ke tiga dan empat, yaitu tanggal 25 dan 26 Agustus 2015, dilaksanakan kegiatan
Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) di Fakultas
masing-masing. Saya mendapat kelompok 9 bersama 34 mahasiswa baru lainnya
se-Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan.
Kelompok 9 melakukan kegiatan PKKM tersebut di Ruang Kuliah
2 Farmasi. Kami di bimbing oleh trainer Harwoko, M.Sc., Apt. dan co-trainer mba
Nurul Angraeni. Pak Harwoko adalah dosen di jurusan Farmasi dengan bidang
penelitian dan pengembangan obat-obatan herbal. Sedangkan mba Nurul merupakan
mahasiswi jurusan Farmasi pada semester 5 yang juga memiliki posisi di BEM
Farmasi.
Pada hari pertama PKKM, kami mulai memperkenalkan diri
masing-masing. Kami diberikan materi tentang visi Universitas Jendral Soedirman
dan perkenalan tentang kota Purwokerto. Visi Unsoed yaitu Diakui dunia sebagi
pusat pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal tahun 2034.
Lalu kami diberi materi tentang kisah hidup Jendral
Soedirman, sosok inspiratif untuk seluruh warga Indonesia, khususnya warga
Unsoed. Sosoknya memiliki karakter yang sangat menonjol. Yaitu jujur, gigih,
dan peduli.
Kami juga diberi materi mengenai hardskills, softskills, dan attitude
seorang mahasiswa yang baik. Ternyata, kami menjadi belajar bahwa dibutuhkan
kecepatan, konsistensi, kompetensi dan bekerja sama saling melengkapi
kekurangan untuk mencapai kemenangan bersama.
Di hari kedua, kami ditekankan untuk memiliki dreams, goals, strategy, dan action. Untuk meraih impian, maka kita
dituntut untuk berani bermimpi. Mimpi tersebut sebaiknya dituliskan dengan
spesifik, terukur, mampu dicapai, realistis dan memiliki target waktunya. Lalu
kita diwajibkan untuk mengatur strategy dengan manajemen waktu yang baik.
Berani bermimpi berarti berani untuk bertindak. Dengan didukung oleh kerjasama
dan komunikasi yang baik, positive
feelings, mengurangi tingkat stress, kemauan belajar serta mampu mencari
penyelesaian suatu masalah dan membuat keputusan.
Kegiatan dua hari itu sangat menyenangkan. Contoh kasus,
video, dan pelatihan pengalaman belajar, mampu memotivasi dan mengembangkan
karakter dan kepribadian saya. Trainer dan co-trainer mampu membawa kami ke
dalam suasana pelatihan yang santai namun terarah. Sehingga tercapailah hasil
akhir dari PKKM ini yaitu menjadikan mahasiswa yang berkarakter jujur, peduli,
dan gigih (pantang menyerah dan kepribadian prestatif). Semoga saya bisa terus
mengembangkan diri saya agar bisa menjadi mahasiswa yang mampu aktif
berkontribusi nyata untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat luas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar