Kamis, 27 Agustus 2015

Diary Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) Fakultas



Rangkaian kegiatan penerimaan mahasiswa baru Universitas Jendral Soedirman tahun akademik 2015/2016 belum berakhir. Pada kegiatan hari ke tiga dan empat, yaitu tanggal 25 dan 26 Agustus 2015, dilaksanakan kegiatan Pengembangan Karakter dan Kepribadian Mahasiswa (PKKM) di Fakultas masing-masing. Saya mendapat kelompok 9 bersama 34 mahasiswa baru lainnya se-Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan.
Kelompok 9 melakukan kegiatan PKKM tersebut di Ruang Kuliah 2 Farmasi. Kami di bimbing oleh trainer Harwoko, M.Sc., Apt. dan co-trainer mba Nurul Angraeni. Pak Harwoko adalah dosen di jurusan Farmasi dengan bidang penelitian dan pengembangan obat-obatan herbal. Sedangkan mba Nurul merupakan mahasiswi jurusan Farmasi pada semester 5 yang juga memiliki posisi di BEM Farmasi.
Pada hari pertama PKKM, kami mulai memperkenalkan diri masing-masing. Kami diberikan materi tentang visi Universitas Jendral Soedirman dan perkenalan tentang kota Purwokerto. Visi Unsoed yaitu Diakui dunia sebagi pusat pengembangan sumber daya perdesaan dan kearifan lokal tahun 2034.
Lalu kami diberi materi tentang kisah hidup Jendral Soedirman, sosok inspiratif untuk seluruh warga Indonesia, khususnya warga Unsoed. Sosoknya memiliki karakter yang sangat menonjol. Yaitu jujur, gigih, dan peduli.
Kami juga diberi materi mengenai hardskills, softskills, dan attitude seorang mahasiswa yang baik. Ternyata, kami menjadi belajar bahwa dibutuhkan kecepatan, konsistensi, kompetensi dan bekerja sama saling melengkapi kekurangan untuk mencapai kemenangan bersama.
Di hari kedua, kami ditekankan untuk memiliki dreams, goals, strategy, dan action. Untuk meraih impian, maka kita dituntut untuk berani bermimpi. Mimpi tersebut sebaiknya dituliskan dengan spesifik, terukur, mampu dicapai, realistis dan memiliki target waktunya. Lalu kita diwajibkan untuk mengatur strategy dengan manajemen waktu yang baik. Berani bermimpi berarti berani untuk bertindak. Dengan didukung oleh kerjasama dan komunikasi yang baik, positive feelings, mengurangi tingkat stress, kemauan belajar serta mampu mencari penyelesaian suatu masalah dan membuat keputusan.
Kegiatan dua hari itu sangat menyenangkan. Contoh kasus, video, dan pelatihan pengalaman belajar, mampu memotivasi dan mengembangkan karakter dan kepribadian saya. Trainer dan co-trainer mampu membawa kami ke dalam suasana pelatihan yang santai namun terarah. Sehingga tercapailah hasil akhir dari PKKM ini yaitu menjadikan mahasiswa yang berkarakter jujur, peduli, dan gigih (pantang menyerah dan kepribadian prestatif). Semoga saya bisa terus mengembangkan diri saya agar bisa menjadi mahasiswa yang mampu aktif berkontribusi nyata untuk diri sendiri maupun untuk masyarakat luas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar